Hari Gendut Sedunia Bukan Hari Membully

ENSIKLOPEDIA BEBAS- Medan – sedang viral dibanyak media sosial tentang unggahan yang menyinggung Hari Gendut Sedunia. Di lingkup Internasional peristiwa ini dikenal sebagai International No Diet Day (INDD).

Dalam sebuah buku yang berjudul Thin for Life, Anne Fletcher menerangkan bahwa hari INDD dapat menjadi kampanye untuk meredam stigma buruk untuk orang-orang gendut, juga sekaligus mengajak mereka untuk hidup lebih sehat.

Dilansir dari Tempo.co, “Hari tersebut dirayakan untuk meningkatkan kesadaran kita tentang pentingnya menjaga pola makanan. Bukan berarti gemuk itu tidak sehat,” tulis Fletcher dalam Thin for Life.

INDD sudah 96 tahun kali digelar dan yang pertama kali itu dirayakan di Inggris pada 1922. Pada perayaan itu mayoritas kelompok feminis dari seluruh penjuru berkumpul dan merayakan hari tersebut. Dari perayaan itu, menyebarlah perayaan-perayaan lain yang sama kebanyak negara.

Dari kampanye tersebut yang sangat marak dibanyak negara, maka pada tanggal 24 April diingat sebagai Hari Toleransi Berat Badan (ISAA’s day) adapun NOW yang ikut serta mengkampanyekan  Hari Cintai Tubuhmu (Love Your Body) karena ingin mengkritik lebih dalam defenisi dari kecantikan dan ketampanan yang diprakarsai oleh dunia fashion.

“NOW turut menyuarakan perlawanan bahwa cantik itu langsing dan tinggi,” ungkap Kwan dalam buku yang berjudul Encyclopedia of Women in Today’s World Vol.1.

Kampanye positif ini ternyata juga menjalar ke Indonesia. Banyak netizen yang memberikan respon positif yang dituangkan melalui media sosialnya. Dengan mendefenisikan cantik atau tampan bukan berdasarkan badan adalah salah satuy kemajuan pemikiran yang rasional.

7 Views

Menulis adalah profesi keabadian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *