Kalimat “Mr. Stark, I don’t feel so good,” Hasil Improvisasi Si Spiderman Yang Bikin Baper

Ensiklopedia Bebas, Medan – Thanos menjentikkan jarinya tatkala Thor berhasil menghujam palu miliknya. Dengan sedikit berkelakar, ia lalu lari ke sebuah tempat yang asri. Thanos nyaris mati di tangan sang dewa petir, padahal pada saat itu Thanos sudah memenuhi seluruh hasratnya untuk menguasai seluruh batu keabadian. Andai Thor menghujam palunya tepat mengarah ke kepala ungu makhluk botak ini, hasilnya akan berbeda. Namun apa daya, jari besar itu sudah dijentikkan. Thanos pergi melarikan diri. Ia sudah terlalu lemah untuk bertarung. Jangankan bertarung, ia saat ini tak lagi memiliki tujuan selain hanya untuk sekadar bertahan hidup.

Thanos kehilangan segalanya. Ya, segalanya. Ia beralasan bahwa hal ini harus ia lakukan untuk menjamin keselamatan semesta. Makhluk bumi pun menjadi tumbal. Seketika setelah jarinya ia jentikkan, beberapa dari pahlawan super di Infinity War menjadi debu. Satu per satu. Star-Lord, Black Panther, Groot, lalu Spiderman pun menyusul menjadi debu. Namun, tokoh manusia laba-laba yang diperankan oleh Tom Holland ini menjadi paling banyak menyita perhatian penonton. Kalimat-kalimat yang terlontar dari mulutnya seakan menyiratkan bahwa ia tak ingin berpisah dari Tony Stark, sang Ironman.

Tom Holland boleh dibilang menjadi salah satu tokoh paling muda di Avengers: Infinity War. Remaja kelahiran 1 Juni 1996 ini menjadi pusat perhatian lantaran kalimat-kalimat yang ia ucapkan di film tersebut sangat-sangat menyentuh hati. “Mr. Stark, saya merasa tidak enak badan.” Seketika itu juga, Tony Stark langsung menghampiri Spiderman. “Aku tidak mau pergi.” Tidak lama kemudian, Spiderman pun berubah menjadi abu. Tony Stark tidak bisa berkata apa-apa selain memastikan Peter, sang Spiderman akan baik-baik saja.

Adegan ini pun menjadi perhatian publik. Di satu sisi, begitu cepat rasanya apabila nantinya dianggap Peter Parker mati. Ia baru disahkan oleh Tony Stark sebagai Spiderman atas ide gemilangnya menyelamatkan Doctor Strange. Namun, ada satu poin menarik di sini. Tahukah anda bahwa saat Peter Parker menjadi butiran debu, kalimat-kalimat yang ia ucapkan yang menggugah perasaan siapapun yang menontonnya adalah improvisasi dirinya sendiri? Russo bersaudara sengaja memberikan naskah palsu kepada sebagian pemeran film yang tayang pada 25 April lalu. Hal ini mereka lakukan demi menjaga kerahasiaan film tersebut. “Kami berusaha keras untuk tetap menjaga kerahasiaan film ini sebab film ini akan dibuat berkelanjutan. Banyak hal yang kami lakukan agar tetap rahasia. Salah satunya adalah naskah palsu. Ini dilakukan agar naskah aslinya tetap terjaga.” Ujar Joe Russo.

Hal ini barangkali adalah wujud kekesalan dari sang sutradara bersaudara tersebut. Tom Holland yang memerankan Peter Parker termasuk salah satu dari di antara yang tak mampu menjaga kerahasiaan alur cerita. Dalam sebuah wawancara, pada awalnya Tom mengaku tidak sempat membaca naskah. Bukan karena tidak ada waktu, melainkan tim produksi melarangnya untuk membaca naskah secara keseluruhan. “Aku tak tahu apapun soal Infinity War atau itu tentang apa. Aku tahu siapa penjahatnya, tapi hanya itu aku tahu. Mereka (tim produksi) melarangku membaca seluruh naskah karena aku dianggap tidak pandai menjaga rahasia,” tuturnya kepada Toronto Sun.

Comments via FB
1863 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *