Danau Tarusan Kamang, Danau Yang Bisa Menjadi Daratan

Kabupaten Agam  memiliki daya tarik tersendiri. Panorama alam eksotis dan indah membuat banyak orang ingin pergi kesana. Salah satu keajaiban yang tersimpan di ranah Buya Hamka tersebut adalah Danau Tarusan Kamang.

Objek wisata danau Tarusan Kamang memang tidak sepopuler Danau Maninjau. Namun Danau ini memiliki daya tarik tersendiri. Keunikan danau ini terletak pada debit air yang tiba-tiba muncul, dan tiba0tiba menghilang. Saat debit air surut, Danau Tarusan Kamang menghilang misterius, dan menghadirkan hamparan rumput yang hijau dan sangat indah.

Danau Tarusan Kamang Terletak di Jorong Babukek Nagari Kamang Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam Sumatera Barat. Jika anda dari Bukittinggi, anda harus menempuh jarak sekitar 20 km dan membutuhkan 20-30 menit perjalanan darat.

Danau Tarusan Kamang belum dikelola secara resmi sebagai objek wisata oleh Pemda. Hanya warga setempat yang mengelola dan memanfaatkan kedatangan pengunjung dengan menarik biaya parker kendaraan. Debit air danau yang berubah secara drastis dapat mengundang rasa penasaran banyak  pengunjung. Hanya saja tidak ada yang tahu secara pasti kapan air danau akan penuh terisi, dan kapan lagi  dia menghilang.

Menurut Wikipedia, fenomena menghilangnya air danau seperti yang terjadi di Danau Tarusan Kamang bisa disebabkan karena ada sungai di bawah tanah. Penelitian tentang hal tersebut oleh ahli geologi Prof Handang Bachtiar. Dalam istilah geologi, danau tersebut dinamakan danau karst. Ketika air tanah naik, maka lorong-lorong di bawah bukit batu akan menyemburkan air dan metupi padang rumput. Sebaliknya, ketika air tanah surut, air akan tersedot ke bawah, sehingga yang tampak hanya padang rumput yang luas.

Dari pengakuan warga setempat, danau bisa kering dan menjadi padang rumput berlangsung selama 5 bulan hingga 2 tahun. Begitu juga ketika danau terisi air. Bahkan, proses pengisian air danau menyerupai suara air mendidih, Ini merupakan fenomena alam yang sayang untuk dilewatkan.

Selain fenomena alam tersebut, Danau Tarusn Kamang juga dilatari pemandangan yang sangat indah. Potret kehidupan masyarakat yang masih natural dan alami juga masih terlihat jelas di sini. Tambak ikan milik warga, pengembala kerbau hingga rakit-rakit kecil yang didesain oleh penambak ikan untuk digunakan oleh wisatawan membuat pemandangan Danau Tarusan Kamang semakin menarik.

Makin populernya fenomena Danau Tarusan Kamang, kehidupan masyarakat sekitar juga akan semakin menguntungkan. Tidak hanya lagi sekadar menjadi penambak ikan, warga setempat juga memanfaatkan area danau untuk berjualan. Anda akan banyak menjumpai pedagang kuliner khas Agam, seperti pensi dan langkitang. Sayangnya, pengelolaan yang masih sporadis tersebut membuat keindahan Danau Tarusan Kamang sedikit terganggu, terutama masalah sampah pedagang. Berharap Pemda setempat jeli dalam mengelola objek wisata ajaib yang satu ini.

Comments via FB
285 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *