Bukan Hanya Ciri Orang Sukses, Ternyata Berjalan Cepat Mampu Tingkatkan Usia

Di lingkungan masyarakat sering kita mendengar istilah “Orang sukses jalannya cepat.” Hal ini ternyata tidak mengarah kepada sukses yang kita pikirkan, melainkan sukses yang dimaksud pada istilah tersebut ternyata ialah menyinggung kesehatan.

Peneliti dari Australia berpendapat bahwa ada dampak yang diberikan kebiasaan berjalan cepat terhadap umur. Ternyata ada hungungan antara berjalan cepat dan risiko kematian dini.

Orang yang terbiasa berjalan cepat akan lebih memiliki kemungkinan yang lebih besar menjauh dari kematian dini. Tak hanya itu, orang yang terbiasa berjalan cepat juga akan semakin terhindar dari penyakit kardiovaskular (penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah).

Berjalan cepat tentu berbeda dengan berjalan lambat, pelan, atau santai. Oleh sebab itu kita mengenal lomba berjalan cepat pada cabang olahraga Atletik. Berjalan cepat sejatinya berkaitan dengan aktivitas fisik yang mampu meningkatakan kesempatan hidup seseorang.

Dilansir dari Science Alert, Emmanuel Stamatakis dari Universitas Sydney mengatakan, “Kecepatan dalam berjalan yang terkait dengan seluruh risiko penyebab kematian dini, telah mendapatkan sedikit perhatian untuk saat ini.”

Dikutip dari Kompas.com, dari laporan yang terbit di British Journal of Sports Medicine, para ahli tersebut melampirkan data kesehatan orang-orang yang berjalan cepat dengan orang-orang yang berjalan santai.

50.000 orang di Inggris dan Skotlandia dilibatkan dalam 11 survei yang berkaitan dengan kematian sejak 1994 sampai 2004.dari hasil survei tersebut, para peneliti berhasil menemukan hubungan antara kecepatan berjalan dengan kematian yang bersumber dari masalah kesehatan.

Stamatakis dan tim peneliti lainnya menemukan adanya penurunan risiko kematian hingga menyentuh angka 20% saat seseorang berjalan cepat.

Menurut Stakmatis, idealnya berjalan cepat dilakukan antara lima hingga tujuh kilometer per jam. Namun, hal tersebut bukan patokan yang harus dipatuhi, kecepatan berjalan cepat sebaiknya bergantung terhadap kondisi kebugaran fisik.

Stakmatis juga menambahkan bahwa manfaat dari kebiasaan berjalan cepat ini akan dirasakan saat menginjak usia 60 tahun ke atas. Dimana pada usia tersebut terjadi penurunan risiko terkena kardiovaskular hingga menyentuh angka lebih dari 40%.

Comments via FB
77 Views

Menulis adalah profesi keabadian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *