Tanda Orang Tua yang Mengidap “Toxic Parents”

Orang tua merupakan seseorang yang telah memberikan arti kehidupan bagi kitaOrang tua yang telah mengasihi kita, menjaga  kita dari kecil hingga tumbuh dewasa. Tidak ada orangtua yang tidak menyayangi, melindungi dan menyediakan yang terbaik untuk anaknya.

Dalam kehidupan, kadang terjadi yang tidak sesuai kita harapkan. Mungkin pernah terlintas difikiran kalian, ” mengapa orang tua ku menyebalkan sekali ? ” seiring dengan pertanyaan pertama tadi, maka akan timbul pernyataan selanjutnya yaitu ” enak banget si (sebut saja mawar) punya orang tua begitu, pasti bahagia rumah tangganya.” Dan kemudian timbul lagi sebuah pertanyaan, ” Mengapa setiap anak akan berfikiran seperti itu ? ” jawabannya sederhana ” setiap orang tua memberikan/menerjemahkan makna ”kasih” dan ”sayang” itu berbeda. Sehingga perbedaan tersebutlah yang dapat menganggu/melukai anak-anak secara mental dan kejiwaan.

Definisi teknis dari toxic parents sendiri adalah orang tua yang terlalu posesif yang selalu membatasi keinginan anak.Orang tua yang selalu ingin mengikuti kemauan mereka dapat membuat anak tersebut mengalami yang namanya gangguan psikologis.

Berikut merupakan tanda yang dapat kamu identifikasi apabila orang tua mu mengidap toxic parents

1. Mereka tidak mengenali apa kemauan anaknya

Orang tua yang selalu membatasi kemauan anaknya dan ingin mengikuti kemauan orang tua nya akan membuat si anak menjadi tertekan. Si anak akan menggendong beban yang berat karena harus mengikuti sesuatu apa yang tidak diminatinya, Dan juga mereka harus mewujudkan apa yang orang tua mereka mau, jika tidak terwujudkan maka si anak akan mendaptkan imbasnya,

2. Mengkritik secara berlebihan

Setiap orang tua wajib mengkritik dan memberitahu ke pada anaknya mana yang baik dan mana yang buruk. Tetapi, berbeda dengan toxic parents. Mereka selalu mengkritik perbuatan si anak dengan cara yang kasar. Mereka (toxic parents) selalu menggunakan bahasa yang kasar dan juga tak segan untuk menggunakan kekerasan.

3. Selalu menyalahkan anak-anaknya untuk hal yang buruk

Keharmonisan di dalam rumah tangga kadang naik dan kadang turun, Apabila toxic parents sedang ditimpa hal yang buruk, maka mereka akan selalu menyalahkan dan melampiaskan emosi mereka terhadap anaknya dan menjadikan alasan bahwa anaknya menjadi biang masalah

4. Mengolok-olok keinginan anak

Siapa yang tidak senang mempunyai orangtua yang humoris. Tetapi, jika anaknya sendiri yang dijadikan bahan olok-olokan apalagi di depan banyak orang, tentunya hal ini akan membuat si anak menjadi terkucilkan. Apalagi sampai tidak menghiraukan hal-hal yang akan menjadi kekhawatiran, ketakutan, dan mengejek keinginan sang anak.

5. Selalu mengungkit kebaikan yang pernah dibuat

Tidak ada satu pun anak yang berharap dilahirkan dengan menanggung balas budi terhadap apa yang sudah dilakukan orangtuanya. Pembalasan budi yang selalu diungkit-ungkit akan menimbulkan rasa bersalah pada sang anak. Membuat orang tua bahagia merupakan keinginan semua anak. Namun, situasi ”mengungkit kebaikan” membuat anak-anak merasa bahwa kebahagiaan orangtua sepenuhnya berada di pundaknya dan akan menghambat langkahnya ke depan.

 

Comments via FB
498 Views

Manusia yang senang bermain di belakang layar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *