4 Modus Terbaru dari Pelaku Pembegalan yang Sedang Tren

Modus pencurian berupa pembegalan terus berubah dari tahun ke tahunnya. Trik-trik yang digunakan pun semakin lama semakin menarik, dari pura-pura menjadi korban pembegalan, hingga menuntut rasa belas kasihan si calon korban. Untuk itu, dituntut kewaspadaan dari setiap individu agar tidak mudah dimanfaatkan oleh pelaku pembegalan. Berikut beberapa trik-trik yang biasa dilakukan pelaku pembegalan untuk memanfaatkan rasa belas kasihan, atau menakut-nakuti korbannya.

  • Menjadi Korban Pembegalan

Ini adalah salah satu trik yang biasa dilakukan pelaku pembegalan. Biasanya mereka langsung mendatangi si calon korban dengan berpura-pura menanya dan menuduh bahwa adiknya telah dibegal. Ia langsung menyudutkan si calon korban dan mengatakan bahwa si calon korban sangat mirip dengan ciri-ciri yang disebutkan oleh adiknya. Ia kemudian meminta si calon korban ini ikut ke tempat sang adik, untuk dimintai klarifikasi. Di sinilah si pelaku begal memanfaatkan si calon korban tadi. Ia akan membawamu ke tempat yang benar-benar sepi, lalu menggeledah barang-barang hinggamu.

  • Menjadi Pencari Alamat

Modus mencari alamat saat ini sedang banyak dilakukan oleh pelaku pembegalan, khususnya di wilayah Sumatera. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan berpura-pura mencari alamat yang lokasinya cukup jauh di tempat ia bertanya. Ia memanfaat rasa iba dari si calon korban. Si calon korban biasanya diminta untuk mencarikan alamat. Trik yang biasa dilakukan adalah dengan meminta si korban untuk membawanya ke tempat yang telah ia sebutkan. Ketika lokasi telah sepi, ia biasanya membawa kabur barang-barang berharga milik si calon korban. Atau dengan cara sebaliknya, ia meminjam telepon seluler milikmu  dengan alasan baterai telepon selulernya telah habis. Hingga waktu yang tepat, ia akan memintamu untuk turun dari sepeda motornya, dan melarikan telepon selulermu.

  • Modus Meminta Bensin

Trik yang dilakukan ini biasanya terbilang cukup berani. Si calon korban akan diberhentikan oleh pelaku di tengah jalan. Pelaku biasanya akan menyalip dan memberhentikan korban dengan alasan motor yang digunakannya kehabisan bahan bakar. Pelaku biasanya lebih dari satu orang biasanya akan langsung membawa si calon korban ke suatu tempat yang sepi untuk dicarikan bensin. Bukannya dibawa ke pom bensin, pelaku akan membawa si calon korban ke tempat yang sepi. Di sinilah si pelaku akan beraksi. Mereka akan melarikan sepeda motor milik si calon korban, kemudian meninggalkannya sendirian.

  • Menjual Barang ke Ibu Rumah Tangga

Target pelaku begal dengan modus menjual barang adalah ibu-ibu rumah tangga. Para pelaku biasanya menyamar menjadi penjual barang-barang rumah tangga. Pelaku pembegalan biasanya meminta izin untuk masuk dan menawarkan barang-barang dagangan yang ia miliki. Para pelaku begal awalnya memulai percakapan dengan basa-basi lalu menyatakan bahwa ia berasal dari luar kota. Ia kemudian meminta si calon korban untuk membuatkannya segelas air hangat. Dan kemudian, di saat ada kesempatan ia akan melarikan barang berharga yang ada di rumah si calon korban tersebut, seperti telepon genggam, laptop, atau barang-barang berharga lain yang ada di rumah.

 

Comments via FB
311 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *